Admin
Admin
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Biro Kesra Sumbar Gelar Monev Sekolah Ramah Anak di PPTQ Haji Nur Abdullah dan SMAN Cendekia Agam


Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Barat menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) implementasi pilot project Sekolah Ramah Anak di Mess Pemda Agam, Belakang Balok, pada Senin (11/05/2026). Kegiatan pengawasan tingkat provinsi ini memfokuskan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan program perlindungan dan pembinaan anak pada dua lembaga pendidikan percontohan di Kabupaten Agam, yakni Pondok Pesantren Tahfizhul Quran (PPTQ) Haji Nur Abdullah dan SMAN Cendekia Agam.


Acara strategis tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Kesra Kabupaten Agam, Bapak Zulfen. Forum ini dihadiri oleh jajaran pemangku kebijakan terkait, mulai dari perwakilan Bupati melalui Dinas Pemda Agam, tim Biro Kesra Pemprov Sumbar, hingga Kasi Pendidikan Pondok Pesantren (Pontren) Kemenag Kabupaten Agam, Bapak Rinaldi Yusran. Tujuan utama pelaksanaan monev ini adalah untuk memonitoring sejauh mana penerapan dan efektivitas program ramah anak yang telah berjalan di lingkungan pondok pesantren maupun sekolah berasrama.


Dalam sesi pemaparan, Kasi Pontren Kemenag Agam, Bapak Rinaldi Yusran, menekankan pentingnya langkah pengawasan dan pencegahan dini di lingkungan asrama. Beliau mengimbau para pimpinan pesantren untuk peka melihat fenomena sosial hari ini dengan melakukan langkah "bersih diri" secara internal bagi seluruh tenaga pendidik, baik ustaz maupun ustazah. Upaya ini dinilai sangat krusial sebagai tindakan pencegahan dini terhadap segala bentuk kekerasan pada santri, sekaligus membentengi lingkungan pondok pesantren dari bahaya laten narkoba dan penyimpangan perilaku LGBT.


Sejalan dengan arahan tersebut, perwakilan Pemda menyampaikan pesan Bupati Agam yang berharap daerahnya dapat menjadi negeri ramah anak yang sukses melahirkan kembali generasi "Anak Rang Agam" yang cerdas, berakhlakul karimah, dan berjiwa qurani. Merespons visi itu, Pimpinan PPTQ Haji Nur Abdullah, Ustadz Marva Edison, S.Ag., Gr., memaparkan komitmen lembaganya melalui pendekatan pembinaan bertajuk "Membangun Kecerdasan Hati". Beliau mempresentasikan rumusan sinergi HI = IQ + EI + SI, yang menegaskan bahwa Kecerdasan Hati (HI) dicapai melalui keseimbangan yang padu antara Kecerdasan Intelektual (IQ), Emosional (EI), dan Spiritual (SI) demi menciptakan lingkungan belajar yang mengayomi.


Penunjukan PPTQ Haji Nur Abdullah sebagai pilot project ini menjadi bukti nyata keseriusan lembaga dalam menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang aman, beradab, dan bebas dari kekerasan. Hasil peninjauan dari Biro Kesra Pemprov Sumbar ini diharapkan dapat menjadi acuan evaluasi yang berkelanjutan guna memperkuat standarisasi pondok pesantren ramah anak di seluruh wilayah Sumatera Barat.






Berbagi

Posting Komentar