Admin
Admin
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Kualitas Hafalan Jadi Penentu, Inilah Deretan Santri Tahfizh Terbaik Haflah PPTQ Haji Nur Abdullah 2026


AGAM
 — Deretan prestasi gemilang menghiasi panggung Haflah Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Kata Hati di lingkungan Pondok Pesantren Tahfizhul Quran (PPTQ) Haji Nur Abdullah, Ahad (26/04/2026). Di balik senyum bangga para lulusan yang mengenakan selempang tanda kelulusan, tersimpan kisah perjuangan bertahun-tahun dalam menjaga hafalan Kalam Ilahi. Capaian ini menjadi kado terindah bagi Yayasan Ibnu Abdil Aziz yang terus berkomitmen membumikan Al-Qur'an di Nagari Kotobaru, Kabupaten Agam.

Dalam penganugerahan santri berprestasi tahun ini, kualitas, kelancaran (mutqin), dan kemantapan hafalan terbukti menjadi tolok ukur utama penilaian dewan asatidz melampaui sekadar jumlah setoran juz. Proses pengujian yang komprehensif dilakukan untuk memastikan bahwa ayat-ayat suci tersebut benar-benar melekat dan terjaga dengan baik di dalam dada para santri. Hal ini sejalan dengan visi pesantren untuk mencetak generasi yang tidak hanya banyak hafalannya, tetapi juga kuat dan kokoh dalam menjaganya.

Di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTsS) Kata Hati, penghargaan "Santri Tahfizh Terbaik Arrijal" sukses diraih oleh ananda Sayyid Alfa Ruki. Ia membuktikan bahwa ketekunan dan kebersihan niat mampu melahirkan kualitas hafalan yang luar biasa. Sementara itu, untuk kategori putri, gelar "Santri Tahfizh Terbaik Annisa Tingkat MTsS Kata Hati" dianugerahkan dengan penuh kebanggaan kepada Athiyya Qadratul Ayuni.

Pencapaian tak kalah gemilang juga ditorehkan di jenjang Madrasah Aliyah (MA) Kata Hati. Ananda Alvin Vrandiko dinobatkan sebagai "Santri Tahfizh Terbaik Arrijal Tingkat MA Kata Hati" atas dedikasinya memelihara hafalan di tengah padatnya kurikulum Aliyah. Adapun untuk kategori putri, ananda Salwa Muthmainnah Qolbi sukses menorehkan namanya sebagai peraih "Santri Tahfizh Terbaik Annisa Tingkat MA Kata Hati". Penghargaan ini dibuktikan dengan sertifikat resmi sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari lembaga.

Perjuangan menaklukkan ayat demi ayat ini diceritakan dengan penuh emosi oleh Muhammad Arif, perwakilan santri kelas 12 yang didapuk memberikan testimoni. Ia mengenang masa enam tahun di pondok sebagai fase tempaan yang tidak mudah. Hari-hari mereka diwarnai dengan kedisiplinan tingkat tinggi, murajaah hafalan tiada henti, pembiasaan salat malam, hingga rutinitas puasa sunah yang melatih ketahanan spiritual mereka di bawah bimbingan telaten para ustaz dan ustazah.

Tidak lupa, perwakilan lulusan ini menitipkan pesan estafet perjuangan kepada adik-adik kelas mereka yang masih berada di asrama. Mereka berpesan tegas agar para santri terus menjaga amanah hafalan dengan sebaik-baiknya, tidak meremehkan setiap nasihat serta teguran dari para asatidz, dan konsisten merawat amalan-amalan sunah. Menjaga hafalan di tengah godaan masa muda diakui sebagai ujian terberat yang menuntut kebersihan hati dan niat yang senantiasa diperbarui.

Pimpinan Pondok PPTQ Haji Nur Abdullah, Ustadz Marva Edison, S.Ag., Gr., yang menandatangani langsung sertifikat penghargaan pada 26 April 2026 tersebut, menegaskan komitmen pesantren dalam mendidik penjaga Al-Qur'an. Beliau mendoakan agar Allah senantiasa menjaga hafalan tersebut di dalam dada para santri, melimpahkan keberkahan ilmu, serta menjadikannya cahaya di dunia dan syafaat di akhirat kelak. Rangkaian penganugerahan tahfizh ini semakin mengukuhkan MTs dan MA Kata Hati sebagai institusi pendidikan unggulan di Sumatera Barat.

 


Berbagi

Posting Komentar